Message | Salut untuk pengorbanan dan semangat Ignatian yang mendasari semua pelayanan Yesuit. Khususnya setelah membaca pengalaman Romo Eddy, kami merasa terharu dan juga merasa malu. Seharusnya kita-kita yang tinggal di kota besar dan menjadi manja dengan segala fasilitas modern, harus belajar dari saudara-saudara kita di daerah terpencil seperti Waghete ataupun Yap Island tentang kemurnian dan ketulusan hati, hal yang semakin langka untuk ditemukan dalam kehidupan modern. Ironis, kalau memikirkan, mungkin Tuhan akan lebih banyak dan lebih suka berbicara kepada mereka yang mempunyai hidup yang murni seperti itu. Bukan pada kita-kita yang terlalu rasional, terlalu pandai (untuk ukuran mereka), sehingga melupakan pertumbuhan hati yang tulus dan suci. Sungguh, kita harus banyak belajar dari mereka! Terimakasih Romo Eddy untuk pengorbanan membuka mata hati kami! Semoga Romo senantiasa dikuatkan dan menjadi terang bagi kami semua ! Kami nantikan tulisan Romo yang berikutnya. Saran : Apakah mungkin diterbitkan dalam bentuk buku semua pengalaman misionaris Romo ? Kami kira akan banyak manfaatnya bagi banyak orang, baik bagi umat yang tertinggal di pedalaman, maupun bagi umat yang relatif lebih maju di kota besar, namun tertinggal dalam kehidupan imannya. Sekali lagi proficiat buat Romo Eddy. Semoga karya Romo juga menumbuhkan minat misionaris lain untuk mengikuti jejak Romo. |